9 Tips Perjalanan Ramah Lingkungan di Bali

Perjalanan Ramah Lingkungan
82

Perjalanan Ramah Lingkungan di Bali

Bali adalah salah satu pulau terindah di dunia dan sebagai pengunjung kita harus melakukan segala daya kita untuk mengurangi dampak kita terhadap lingkungan. Seperti banyak tujuan wisata lainnya, menjadi tempat yang populer untuk dikunjungi memiliki beban yang berat terutama dengan sumber daya lingkungan yang terbatas. Pemda sangat diharapkan untuk mampu untuk mengelola perjalanan ramah lingkungan sebagai dampak peningkatan jumlah wisatawan di pulau itu.

Jika Anda berencana bepergian ke Bali kapan saja, saya harap Anda akan mau meluangkan waktu beberapa menit untuk membaca tips bermanfaat ini. Melakukan Perjalanan ramah lingkungan “Wisata Go Green” bukan hanya sekedar menikmati pemandangan alam yang hijau.

Hindari Mengotori

Hal pertama yang cukup jelas untuk perjalanan ramah lingkungan tetapi Anda akan terkejut betapa banyak orang masih menyimpan sampah mereka di kaki mereka daripada di tempat sampah. Jika kebetulan tidak ada tempat sampah di dekatnya, simpan sampah Anda di dalam tas atau saku Anda sampai Anda menemukan satu.

Baca juga : Wisata Pantai Pesisiri Sumatera

Ambil Sampah Yang Anda Lewati

Lakukan sedikit akal sehat dan perilaku yang baik dengan berhenti untuk mengambil sampah yang dijatuhkan oleh orang-orang yang kurang berhati-hati dan buang dengan benar. Ini adalah gerakan terkecil dengan efek positif luar biasa pada orang lain dan lingkungan.

Gunakan kembali Kantong Plastik Anda

Sebagian besar toko ingin memasukkan barang yang Anda beli ke dalam kantong plastik. Cobalah untuk tidak menerimanya jika Anda bisa dan gunakan kembali tas yang sudah Anda kumpulkan.

Baca juga : Tips Membeli Oleh-oleh

Berkeliling Dengan Berjalan Kaki

Ada begitu banyak hal positif yang bisa didapat dari berjalan. Anda berolahraga, Anda membantu menjaga kebersihan udara dan Anda akan melihat jauh lebih banyak daripada yang Anda lakukan di belakang taksi. Peluang Anda untuk menemukan salah satu dari banyak permata tersembunyi di Bali juga sangat meningkat.

 

Ikuti Tur Ramah Lingkungan

Apa cara yang lebih baik untuk menikmati pemandangan indah Bali daripada ikut serta dalam tur ekowisata. Banyak perusahaan mengadakan kunjungan ke hutan belantara yang tak tersentuh di Bali atau terumbu karang yang masih alami.

Wisata kearifan lokal
Wisata kearifan lokal

Matikan Listrik Anda

Membiarkan lampu dan pendingin ruangan hidup adalah pemborosan energi listrik yang sangat berharga. Itu selalu praktik terbaik untuk mematikan daya sebelum meninggalkan akomodasi Anda.

Makan di luar

Sangat menggoda untuk bersantai dan melepas lelah dengan makanan dibawa pulang di kamar hotel atau villa Anda, tetapi pembungkus makanan kosong dan wadah menambah tumpukan sampah yang berakhir di TPA pulau atau lebih buruk lagi, itu mengering, sungai dan saluran air.

Mendukung Industri Lokal

Transportasi barang-barang impor menghabiskan banyak sumber daya bahan bakar fosil dunia dibandingkan dengan menggunakan produk-produk yang sudah tersedia secara lokal. Dengan mendukung industri lokal kami juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Bali.

Hemat air

Ketersediaan air bersih secara bertahap berkurang di Bali karena terlalu banyak digunakan. Sebagai pengunjung, kita semua dapat melakukan bagian kecil untuk membantu dengan mandi lebih pendek dan menggunakan air botolan saat menyikat gigi. Mengisi ulang botol air Anda membantu mengurangi masalah pengelolaan limbah yang sedang dihadapi pulau ini.

Bagian kecil apa pun yang dapat kita mainkan untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan adalah langkah ke arah yang benar. Infrastruktur sumber daya air dan pengelolaan limbah di Bali menjadi perhatian besar bagi pihak berwenang setempat. Jika pulau ini tetap menjadi surga seperti sekarang ini bagi generasi yang akan datang, kita semua harus lebih mempertimbangkan dampak kita terhadap lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *